Pages

Rabu, 09 Mei 2012

Rimba Aldin Wijaya

Hai Rimba..

Tadinya blog ini akan aku buat buat seperti blog milik princess Dija. Menuturkan segala hal dari sudut pandangmu, seolah olah engkau sendiri yang menulis. Misalnya, "Hai semuanya.. jumpa lagi dengan Rimba di sini." Tapi ternyata aku tidak bisa. Tadi sudah kucoba namun gagal dan gagal lagi.

Ada baiknya bila kututurkan saja semua yang ingin kutuliskan untukmu. Biar terlihat lebih santai, dan aku juga tidak merasa terbebani.

Tentang hari ini..

Kau sudah berusia lima hari. Semakin akrab dengan suara-suara gaduh para pekerja bangunan. Sejak di rumah sakit kau sudah akrab dengan itu. Ya, waktu itu RS Bina Sehat sedang berbenah. Sebentar-sebentar terdengar suara gergaji yang memotong besi, suara para kuli yang bercanda, suara timba yang jatuh dari lantai atas, dan masih banyak lagi. Dan kali ini, saat kau sudah ada di rumah, suara-suara itu masih setia melatih telingamu yang masih lemah dan memerah.

Rimba Aldin Wijaya

Mengenai namamu, itu adalah kehebohan tersendiri. Bapakmu butuh bekerja keras memutar otak hanya demi mengukir sebuah doa (dalam nama) yang indah. Dan itulah akhirnya namamu, Rimba Aldin Wijaya.

Banyak kisah di balik itu. Tapi ada baiknya aku menunggumu besar dan bertanya sendiri tentang apa sebenarnya arti dan kisah di balik namamu. Ya, itu lebih baik. Karena jika kukisahkan di sini, pastilah tulisan ini akan sangat panjang.

Sudah dulu ya Rimba, Insya Allah nanti kutuliskan sesuatu lagi untukmu.

Selasa, 08 Mei 2012

About Me

Rimba Aldin Wijaya


Perkenalkan, namaku Rimba Alden Wijaya. Lahir pada empat hari yang lalu, 4 Mei 2012 pukul 06.25 WIB (pagi hari di Rumah Sakit Bina Sehat Jember). waktu lahir, bobotku 3,5 kilogram, dengan panjang tubuh, 39 cm.

Hmm.. mau cerita apalagi ya? Udah gitu aja deh. Semoga ke depan blog ini bisa kujadikan ajang untuk berceloteh.

Ohya, aku kan belum bisa menulis. Jadi untuk sementara (dan dalam waktu yang sangat lama) kisah-kisahku di blog ini dituliskan oleh Oom.

Udah dulu teman temaaaan, Merdeka..!